Perbedaan Water based dan Solvent based

Solvent based ink
Tinta berbasis minyak, digunakan untuk mencetak bahan tekstil yang tidak menyerap air (water repelent), seperti bahan untuk payung, jas hujan dan jaket. Bahan yang dapat digunakan jenis nylon, parasut dll.

Dalam pemakaiannya memerlukan suatu pengencer untuk mempermudah mencetak. Cat jenis solvent base lebih lambat kering dibandingkan dengan water base ink, sehingga penggunaaannya membutuhkan suatu catalyst untuk mempercepat pengeringan. Cat ini baunya menyengat, sehigga memerlukan ventilasi khusus dalam proses penggunaannya.

Water based ink
Tinta berbasis air, yaitu menggunakan bahan dasar air sebagai pelarutnya. Tinta berbasis air digunakan untuk mencetak bahan tekstil yang menyerap air, hampir dapat digunakan untuk semua jenis cotton, polyester dan campurannya.

Dalam pemakaiannya dapat digunakan langsung atau dapat juga ditambahkan suatu fixer untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

EnglishIndonesian
WhatsApp chat